Anda tentu telah mengenal kedua kata ini...Sukses dan gagal.Well, saya yakin kebanyakan orang lebih suka mendengar dan mengharapkan kata yang pertama tersebut terjadi di dalam kehidupannya.Sukses!Semua orang tentu menginginkannya!Tetapi apakah Anda mengetahui bahwa sesungguhnya kegagalan merupakan bagian dari kesuksesan.
Cara kita memperlakukan kegagalan secara tepat akan memberikan pijakan yang tepat untuk berhasil selanjutnya. Untuk itu saya ingin memberikan sebuah kalimat baru untuk anda,yaitu "Kegagalan yang Sukses".Saya tebak, mungkin di kepala Anda sekarang muncul pertanyaan: "Bagaimana mungkin gagal itu disebut sukses?"
Biar saya menerangkannya secara singkat untuk Anda. Kalau kita terjatuh maka usahakanlah kita terjatuh ke arah depan. Semua orang yang belajar mengendarai sepeda pasti mengalami terjatuh, sama halnya dengan orang yang belajar berenang akan mengalami terlabih dahulu tenggelam. Pengalaman terjatuh atau tenggelam itulah yang mengajari kita bagaimana caranya bersepeda tanpa terjatuh atau berenang dengan benar. Seperti halnya kita belajar mengendarai sepeda, kita pun harus tekun, kalau terjatuh ya coba lagi dengan cara yang lebih baik.
Apakah Anda pernah mendengar tentang Tiger Woods? Tiger Woods adalah seorang atlit golf. Ia banyak memenangi kejuaraan golf. Suatu ketika Tiger Woods yang juara itu mengetahui bahwa ketika ia memukul bola golf, ia menyadari tangan kirinya lebih kuat memukul daripada tangan kanannya akan tetapi ia terbiasa memulai start dengan tangan kanannya.Tetapi ia terus berlatih memukul memakai start tangan kirinya.Ia terus mencoba mengubah start namun ia malah terus gagal pada pertandingan. Namun ia tidak menyerah malah belajar dari kegagalannya dan terus memperbaiki pukulannya. Hasilnya malah ia lebih banyak memenangkan kejuaraan dengan posisi start yang telah diperbaharuinya.
Tiger Woods telah sukses membuat kegagalan yang sukses. Mari kita menjadikan kegagalan menjadi kegagalan yang sukses bukan menjadikan kegagalan menjadi kegagalan yang gagal. Perlu banyak ketekunan untuk itu...
Cara kita memperlakukan kegagalan secara tepat akan memberikan pijakan yang tepat untuk berhasil selanjutnya. Untuk itu saya ingin memberikan sebuah kalimat baru untuk anda,yaitu "Kegagalan yang Sukses".Saya tebak, mungkin di kepala Anda sekarang muncul pertanyaan: "Bagaimana mungkin gagal itu disebut sukses?"
Biar saya menerangkannya secara singkat untuk Anda. Kalau kita terjatuh maka usahakanlah kita terjatuh ke arah depan. Semua orang yang belajar mengendarai sepeda pasti mengalami terjatuh, sama halnya dengan orang yang belajar berenang akan mengalami terlabih dahulu tenggelam. Pengalaman terjatuh atau tenggelam itulah yang mengajari kita bagaimana caranya bersepeda tanpa terjatuh atau berenang dengan benar. Seperti halnya kita belajar mengendarai sepeda, kita pun harus tekun, kalau terjatuh ya coba lagi dengan cara yang lebih baik.
Apakah Anda pernah mendengar tentang Tiger Woods? Tiger Woods adalah seorang atlit golf. Ia banyak memenangi kejuaraan golf. Suatu ketika Tiger Woods yang juara itu mengetahui bahwa ketika ia memukul bola golf, ia menyadari tangan kirinya lebih kuat memukul daripada tangan kanannya akan tetapi ia terbiasa memulai start dengan tangan kanannya.Tetapi ia terus berlatih memukul memakai start tangan kirinya.Ia terus mencoba mengubah start namun ia malah terus gagal pada pertandingan. Namun ia tidak menyerah malah belajar dari kegagalannya dan terus memperbaiki pukulannya. Hasilnya malah ia lebih banyak memenangkan kejuaraan dengan posisi start yang telah diperbaharuinya.
Tiger Woods telah sukses membuat kegagalan yang sukses. Mari kita menjadikan kegagalan menjadi kegagalan yang sukses bukan menjadikan kegagalan menjadi kegagalan yang gagal. Perlu banyak ketekunan untuk itu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar